Ciri – Ciri Mengetahui Orang memiliki kepribadian Ganda

kepribadian Ganda

Dalam dunia medis, kepribadian ganda disebut dengan gangguan identitas disosiatif dan termasuk ke dalam gangguan jiwa. Orang dengan kepribadian ganda memiliki dua atau lebih pribadian di dalam satu tubuh.

“Sebagai contoh, karakter utama dan sebenarnya adalah seorang wanita berusia 28 tahun yang ramah dan murah senyum. Kepribadian lainnya bisa merupakan seorang wanita berusia 35 tahun yang penuh dengan kekerasan, pendendam, dan mampu melakukan pembunuhan,” kata dr Karin Wiradarma dari KlikDokter.

Menurut dr Karin orang dengan kepribadian ganda sering kali tidak paham atau mengingat apa hal jahat yang mereka lakukan. Artinya, penderita mungkin dapat kehilangan kesadaran atas identitas dirinya sendiri. Sejauh ini, penyebab dari pribadian ganda masih belum jelas. Akan tetapi, para ahli menyebut ini karena trauma hebat yang dialami di masa kecil.

Trauma tersebut umumnya disebabkan oleh sesuatu yang ekstrem, terjadi berulang-ulang, dan membekas di ingatan sang anak. Trauma dapat berupa kekerasan terhadap fisik, seksual, maupun emosional.

Bisa dikatakan, orang tersebut “membelah” pribadiannya sebagai bentuk mekanisme diri terhadap stres, karena ketidakmampuan kepribadian utama untuk menghadapinya. Oleh karena itu, menggali akar masalah merupakan hal penting dari proses terapi penderita kepribadian ganda.

Berikut Ciri – Ciri Mengetahui Orang memiliki kepribadian Ganda


Orang dengan kepribadian ganda sering kali sulit terdeteksi. Di satu sisi, orang dengan kepribadian ganda kerap tidak merasakannya karena sering lupa dengan apa yang mereka lakukan. Hal ini kemudian membuat orang lain juga sulit mengidentifikasinya.

Menurut dr Dyah Novita Anggraini dari KlikDokter, ciri-ciri penderita kepribadian ganda adalah sebagai berikut:

  1. Mengalami suatu perasaan yang tidak nyata
    Penderita pribadi ganda merasa lingkungan di sekelilingnya asing, aneh, dan tidak nyata. Ia juga sering merasa terpisah dari diri sendiri, baik secara fisik maupun mental, atau mengganggap diri sendiri sebagai orang asing. Selain itu, penderita merasa bahwa ada dua orang atau lebih yang tinggal di dalam kepalanya.
  2. Sering merasa kehilangan waktu
    Penderita sering tidak ingat alasan dia berada di suatu tempat. Kondisi ini membuat penderita seakan merasa sering kehilangan waktu.
  3. Kerap lelah dan sakit kepala
    Tentunya menjalani beragam kepribadian dalam satu hari akan menguras fisik penderita. Jadi tak heran bila penderita kepribadian ganda merasa sering lelah atau sakit kepala.
  4. Hubungan yang berantakan
    Biasanya hubungan personal maupun profesional penderita pribadian ganda berantakan. Misalnya, seorang wanita dengan kepribadian ganda sering bertemu dengan orang yang mengenal mereka, tetapi ia sendiri tidak kenal atau ingat.
  5. Depresi dan cemas
    Gejala depresi dan cemas bisa terjadi pada penderita pribadian ganda. Lebih dari 70 persen penderita pribadian ganda pernah mencoba bunuh diri setidaknya sekali.