Seorang Wanita Mengalami Kerusakan Otak Gara-Gara Kecap Asin, Kok Bisa?

kecap asin

Kalau kamu termasuk yang percaya hoax tidak berbahaya, mungkin kamu harus tahu kisah wanita berinisial CJ ini. Ia harus menjalani hidup tidak bisa bicara dan menelan karena percaya mengonsumsi satu liter kecap asin bisa membantu membersihkan ususnya.

Youtuber Chubbyemu yang nama aslinya Dr Bernard dari Universitas Illinois bercerita bahwa kejadian ini terjadi di tahun 2012 lalu. Saat itu CJ dibawa ke unit gawat darurat (UGD) Illinois Medical District dengan kondisi tidak sadarkan diri.

CJ sempat mengalami henti jantung namun beruntung masih bisa diselamatkan. Hanya saja kecap asin telah meninggalkan dampak besar bagi tubuh CJ yaitu kerusakan pada saraf otak.

Bagaimana kecap asin bisa sampai menimbulkan kerusakan saraf otak?

Bernard menjelaskan apa yang terjadi pada CJ adalah kasus hipernatremia akut atau kondisi garam berlebih di tubuh. Garam punya sifat di mana cairan akan tertarik ke arahnya. Ini berarti saat ada banyak kandungan garam maka tubuh bisa mengalami dehidrasi karena kehilangan cairan.

“Dalam satu liter kecap yang ditenggak CJ ada sekitar 200 gram garam. Lima kali dari dosis mematikan,” kata Bernard.

Untuk mencegah kegagalan organ karena dehidrasi tim dokter memberi CJ cairan untuk membantu mengencerkan kandungan garam dalam darah. Setelah 72 jam berlalu kondisi CJ membaik namun pemeriksaan lebih jauh menunjukkan ia mengalami kerusakan saraf otak.

Menurut Bernard kerusakan ini kemungkinan terjadi saat proses pengenceran garam. Cairan yang dimasukkan ke tubuh CJ bisa membuat otaknya mengembang jadi lebih besar sehingga sel-sel saling menekan satu sama lain. Skenario lainnya otak CJ berusaha mengkompensasi kandungan garam dengan memasukkan beberapa senyawa yang memicu perubahan.

“Artinya apapun yang kamu lakukan untuk memperbaiki hipernatremia, bila sudah terlambat maka kemungkinan besar akan selalu berakhir dengan dampak gangguan saraf,” pungkas Bernard